Buku ini, sesuai judulnya, mengajak kita untuk lebih peka terhadap apoa-apa yang terjadi di alam sekitar kita. Sang penulis, Dadang Kadarusman, yang menjalani masa kecilnya di sebuah daerah di Bandung Selatan. Pengalaman masa kecilnya inilah yang membuatnya piawai dalam megikat makna dari kejadian di seputar alam pertanian untuk kita merenungkan pembelajaran dari alam yang merupakan sumbe inspirasi dalam kehidupan ini. Setiap bab yang dibahas selalu mengambil dari kejadian di seputar lahan pertanian yang kemudian dikupas maknanya secara lebih mendalam. Hal ini yang membuat buku ini menarik dibaca, direnungkan dan diambil saripati maknanya untuk penguatan jiwa kita.
Penulis menggunakan Pak Tani sebagai orang bijak yang siap membagi cerita mengenai makna dari sebuah peristiwa. Misalnya, di awal buku ini sudah mengingatkan kita akan kokok ayam jantan (jago) di saat Subuh yang memberikan nuansa optimisme dalam mengarungi kehidupan pada hari itu. Kokok tersebut sekaligus sebagai suatu alarm bagi Pak Tani untuk bangun dan bersiap kerja. Kemudian mengenai pohon pisang yang bertahan hidup hingga memberikan manfaat bagi manusia. Bila kita tebang batang pisang, beberapa minggu kemudian ia akan tumbuh lagi, sampai meghasilkan buah pisang. Keteguhan hati batang pisang inilah yang memberikan kita tentang falsafah hidup pantang menyerah. Layak baca ….
Pak boleh tau bisa didapat dimana bukunya? saya ingin sekali mendapatkannya. tks
Pak Taufiq yth:
Seingat saya, belinya ya di toko buku umum. Coba cari di toko buku umum karena saya juga dri situ dapetnya.
Terima kasih.