Ini sebenarnya bukan buku baru dan saya baru sempat membacanya beberapa hari ini saat liburan lebaran 1430H, padahal buku ini terbitan 2002. Buku ini sudah ada lebih dari sethun di rak buku saya setelah saya membelinya dengan harga miring pada sebuah acara Book Fair yang digelar di Istora, Jakarta. Selain memang harganya murah, saya memang menyukai karya-karya John C Maxwell yang menurut saya selalu menggugah karena ditulis dengan bahasa yang sangat sederhana sehingga mudah dimengerti. Sebenarnya sudah banyak buku-buku pengembangan diri seperti ini termasuk karya-karya Napoleon Hill, Stephen Covey dan sederet nama lainnya. Makanya saya sebenarnya agak malas membaca buku ini. Namun karena iseng akhirnya saya baca juga dan saya terpatri dengan buku ini selama beberapa jam karena ternyata isinya mengalir dengan enak dan terkesan alami.
Bila John mendefinisikan bahwa sukses bukanlah merupakan suatu tujuan namun sebuah perjalanan, maka dia bukanlah orang pertama yang mengatakan hal ini. Sudah banyak penulis buku yang mencanagkan bahwa sukses bukanlah sebuah tujuan (destiny) namun sebuah proses. Bahkan kita juga sering mendengar bahwa sukses tak hanya bersifat kebendaan (materi) atau kedudukan (jabatan) tapi hal lainnya.
Secara sederhana John mendefinisikan sukses adalah:
Mengetahui tujuan hidup Anda, mengembangkan diri hingga mencapai potensi yang maksimal, dan memberi manfaat kepada orang lain.
Setelah mendefinisikan makna sukses maka John mengajak kita mengikuti sebuah perjalanan menggapai sukses itu. Dengan definisi sukses seperti tersebut di atas maka bisa dipastikan bahwa seseorang tidak bakal mandeg setelah sesuatu tercapai karena ada aspek perbaikan terus menerus terutama terkait dengan pemberian manfaat kepada orang lain.
Banyak orang yang menjalani kehidupan tanpa tujuan yang jelas sehingga mereka tak bisa mengukur kesuksesannya. Untuk mengetahui tujuan hidup seseorang perlu memiliki impian. Dengan dasar impian inilah maka arah hidup menjadi lebih jelas, sehingga menyebabkan potensi kita tergali. Impian juga membantu seseorang memprioritaskan hal-hal yang penting dalam hidup sehingga impian bisa membantu memprediksi masa depan seseorang. John juga menguraikan langkah-langkah bagi pembaca untuk memiliki sebuah impian.
Kemampuan seseorang menjalani impiannya mungkin lebih dekat daripada yang ia pernah pikirkan.
Selanjutnya John mengajak pembaca menelusuri seberap jauh seseorang bisa menempuh perjalanannya menjalani impiannya. Amunisi paling penting dalam perjalanan ini adalah sikap (attitude) kita.
Bila sikap kita lebih besar dari kemampuan kita maka hal yang tak mungkin bisa menjadi mungkin.
Sikap akan menentukan posisi kita (altitude) terhadap impian kita. Sebuah impian yang tak dibarengi dengan sikap positif akan menghasilkan impian di siang bolong. Sebaliknya, sikap positif tanpa impian akan menghasilkan seseorang yang santun namun tanpa kemajuan. Sebuah impian yang disertai dengan sikap positif menghasilkan pribadi dengan kemungkinan dan ptensi tak terbatas.
Setelah memiliki impian dan sikap positif langkah selanjutnya adalah bagaimana mengembangkan potensi diri kita. John menguraikan ke dalam sepuluh langkah:
- Pilihlah kehidupan yang memberi kesempatan kita untuk tumbuh dan berkembang
- Mulailah tumbuh berkembang hari ini
- Miliki kemauan selalu belajar (be teachable)
- Fokus pada pengembangan diri (self development) bukan pemenuhan diri (self fulfillment)
- Jangan pernah puas dengan pencapaian saat ini
- Menjadilah pribadi yang selalu berkeinginan belajar terus-menerus
- Konsentrasi kepada hal-hal pokok saja
- Membuat rencana pengembangan dan pertumbuhan
- Berkorban demi tercapainya menjalani impian
- Mencari cara mengaplikasikan apa yang telah dipelajari
John juga menguraikan cara-cara mengatasi hambatan-hambatan yang mungkin dijumpai dalam menuju kesuksesan termasuk bagaimana membuat hidup kita bermanfaat bagi orang lain karena ini juga merupakan bagian dari makna sukses itu sendiri.
Meski buku ini tergolong sudah lama namun prinsip-prinsip yang diuraikan masih berlaku hingga kini karena sangat universal dan bisa diaplikasikan.
Salam,
G
[...] Baru-baru ini saya membaca sebuah tulisan resensi pak Gatot tentang sebuah buku berjudul “Your Road Map for Success“. [...]